saco-indonesia.com, Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham telah memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Idrus datang sekitar pukul 08.30 WIB.

Dengan mengenakan baju batik putih, Idrus menolak berkomentar saat wartawan mencecar pertanyaan. Mantan anggota DPR itu langsung masuk ke dalam Gedung KPK, dengan mengisi daftar hadir di meja resepsionis.

Idrus juga akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi. Idrus telah menjadi saksi untuk tersangka Akil Mochtar, mantan Ketua MK.

Belum dapat diketahui apa kaitannya Idrus dipanggil sebagai saksi dalam kasus ini. Selain Idrus, sebenarnya penyidik juga memanggil Setya Novanto, Bendahara Umum Partai Golkar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keduanya akan ditanya soal sengketa Pilkada di Jawa Timur.

Dalam kasus Akil sendiri, sejumlah pejabat negara telah ditetapkan sebagai tersangka. Yakni Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, adiknya Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, pengacara Wawan bernama Susi Tur Andayani, anggota DPR Chairunnisa, Bupati terpilih Gunung Mas Kalimantan Tengah Hambit Bintih. Akil diduga menerima pemberian hadiah atau janji terkait kepengurusannya dalam Ketua MK.


Editor : Dian Sukmawati

IDRUS PENUHI PANGGILAN KPK

Artikel lainnya »