Ada banyak cara untuk menilai sesuatu itu dikatakan terpopuler. Diperlukan kriteria atau parameter untuk mengukurnya. Termasuk sosial media yang sedang booming saat ini. Apakah sosial media terpopuler saat ini menurut Anda? Tak ada salahnya Anda menyimak tulisan dibawah ini.

Populer menurut sebagian orang memiliki arti (1) dikenal dan disukai orang banyak (umum), (2) sesuai dengan kebutuhan masyarakat pada umumnya; mudah dipahami orang banyak, (3) disukai dan dikagumi orang banyak. Berikut adalah kriteria sosial media terpopuler menurut penulis :

1. Jumlah Anggota

Semakin banyak anggotanya, semakin banyak yang memasang iklan. Semakin banyak income yang dihasilkan sebuah sosial media dari periklanan, semakin besar peluang untuk berkembang.

2. Banyak Sedikitnya Fasilitas yang Dimiliki

Semakin banyak jumlah fasilitas dan jenis yang dimiliki sebuah sosial media. Kemungkinan untuk menarik minat anggota baru dari semua kalangan semakin besar.

3. Bisa Diakses di Semua Negara

Sosial media tidak untuk kalangan tertentu saja, maka dari itu harus bisa menjangkau seluruh kalangan.

4. Up To Date

Tanpa meninggalkan identitas yang menjadi trend sebelumnya. Dari segi penampilan dan content biasanya ada perubahan-perubahan yang inovatif. Agar selalu segar dan tetap diminati banyak kalangan.

5. Ada Predikat Keanggotan

Untuk mengetahui valid tidaknya berita atau informasi, salah satunya bisa dilihat dari predikat keanggotaanya. Terpercaya atau tidak, namun belum tentu pula yang paling aktif adalah yang paling valid. Nah, masih perlukah predikat keanggotaan? Semua ada positif negatifnya.

6. Bisa Menghasilkan Uang

Tidak dipungkiri sosial media saat ini telah menyita sebagian waktu anggotanya. Ada yang telah dan mulai untuk menghasilkan uang dari sosial media ini.

7. Interaktif Dengan Anggotanya

Untuk meningkatkan dan menjaga kualitasnya, sosial media biasanya melakukan interaksi dengan anggotanya secara kontinyu dan berkelanjutan. Baik lewat survey, FAQ (Frequently Asked Question) maupun yang lainnya.

8. Gratis

Gratis adalah daya tarik tersendiri. Namun bukan jaminan suatu sosial media digemari.

Urutan nomer di atas bukan berdasarkan prioritas. Karena semua ada masanya, sosial media terpopuler saat ini belum tentu populer untuk masa mendatang.

 

Jasa penerjemah

SOSIAL MEDIA JASA PENERJEMAH

BEIJING (AP) — The head of Taiwan's Nationalists reaffirmed the party's support for eventual unification with the mainland when he met Monday with Chinese President Xi Jinping as part of continuing rapprochement between the former bitter enemies.

Nationalist Party Chairman Eric Chu, a likely presidential candidate next year, also affirmed Taiwan's desire to join the proposed Chinese-led Asian Infrastructure Investment Bank during the meeting in Beijing. China claims Taiwan as its own territory and doesn't want the island to join using a name that might imply it is an independent country.

Chu's comments during his meeting with Xi were carried live on Hong Kong-based broadcaster Phoenix Television.

The Nationalists were driven to Taiwan by Mao Zedong's Communists during the Chinese civil war in 1949, leading to decades of hostility between the sides. Chu, who took over as party leader in January, is the third Nationalist chairman to visit the mainland and the first since 2009.

Relations between the communist-ruled mainland and the self-governing democratic island of Taiwan began to warm in the 1990s, partly out of their common opposition to Taiwan's formal independence from China, a position advocated by the island's Democratic Progressive Party.

Despite increasingly close economic ties, the prospect of political unification has grown increasingly unpopular on Taiwan, especially with younger voters. Opposition to the Nationalists' pro-China policies was seen as a driver behind heavy local electoral defeats for the party last year that led to Taiwanese President Ma Ying-jeou resigning as party chairman.

Taiwan party leader affirms eventual reunion with China

Artikel lainnya »